sah Tiara, peraih beasiswa LPDP yang menghabiskan Idul Fitri di Amerika Serikat

Merayakan Idul Fitri di luar negeri merupakan pengalaman menyenangkan yang tidak semua orang bisa rasakan.

Hal ini kerap berdampak pada pelajar Indonesia yang menuntut ilmu di luar negeri, termasuk Tiara Amalia yang kuliah di Harvard University, Amerika Serikat (AS), dan juga merupakan sarjana LPDP.

Tiara yang menempuh pendidikan master selama dua tahun ini berbagi pengalamannya di podcast USAID TEMAN LPDP.

Tiara mengatakan, ada perbedaan merayakan Idul Fitri di Indonesia dan Amerika. Kalau di Indonesia, kamu boleh ketemu sama keluarga, sedangkan di Amerika kamu berduaan sama teman-teman Indonesia, teman-teman negeri Paman Sam, dan teman-teman luar negeri.

“Untuk merayakan Idul Fitri biasanya kita berkumpul di rumah kita atau rumah teman yang memasak makanan khas Indonesia dan bermain takbiran agar kita bisa merasakan suasana Idul Fitri seperti Indonesia,” kata Tiara dalam keterangan resminya.

Rabu (10/3/2024). Ia mengatakan, selain berkumpul, ia dan teman-temannya merayakan Idul Fitri dengan pergi ke restoran Indonesia di Amerika Serikat.

“Untuk memuaskan rasa lapar getwristband.com kami terhadap Indonesia, kami juga merayakan Idul Fitri di salah satu restoran Indonesia di Amerika Serikat,” jelasnya.

“Konferensi lintas agama di Indonesia juga sama, jadi siapa pun yang ingin belajar di Amerika tidak perlu takut karena di sini banyak pelajar Indonesia, dan banyak negara Muslim yang melakukannya.

al-Fitr seperti ini,” imbuhnya. Namun, lanjut Tiara, jika Idul Fitri jatuh pada hari selain hari libur, sebagian siswa masih masuk kelas hingga selesai setelah selesai salat Idul Fitri dan bersilaturahmi dengan teman-teman lainnya.

“Tetapi tidak jarang siswa meminta izin kepada gurunya karena ada perayaan Idul Fitri dan guru di Amerika akan memberikan izin kepada siswanya karena toleransinya tinggi,” ujarnya.

Tiara mengamini bahwa suasana Idul Fitri di Amerika sangat berbeda dengan di Indonesia, salah satunya adalah malam takbiran, sedangkan di Indonesia suara takbir dibunyikan pada malam sebelum Idul Fitri karena takbiran saja.

terjadi di masjid edangkan jarak antara satu masjid dengan masjid lainnya sangat jauh. Oleh karena itu, tidak ada azan yang kita dengar setiap hari, tidak ada takbiran malam yang kita dengar di jalan, jelas Tiara.

“Namun hal ini tidak mengurangi nilai Idul Fitri itu sendiri, karena masih banyak teman-teman disini baik dari Indonesia maupun negara lain, menjadikan Idul Fitri kita berbeda dan menambah pengalaman seru Idul Fitri di luar negeri,” pungkas Tiara.

About the Author:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *